Sabtu, 03 Februari 2018

5 Essentials Point Before You Pack

Years to years, sudah sangat banyak sekali orang-orang yang mulai melakukan solo traveling, baik itu wisata dalam negeri, maupun luar negeri. Tapi, tetap aja sih, sampai saat ini bahkan masih ada aja orang yang berkomentar "Emangnya asik pergi sendirian? Nanti ngobrol sama siapa?", "Siapa yang motoin? Masa cuma foto pemandangan doang?", "Gila lu ya, nekat banget, gw gak kebayang sih!".


Haha, for me, I also never thought I could do this kind of thing. Pergi sendirian ke tempat yang bahkan kita belum pernah jalani sebelumnya, itu justru serunya. How you could survive at road, and back home with bags of stories. Meskipun faktanya, begitu pulang gak langsung nulis.
But anyway, in accordance of solo traveling, I would like give you recommendation about what is essential to bring in your bag.



Cleanser Kit.
Bagi gw, ini hal wajib pertama, karena, meskipun disaat dengan semua keterbatasan situasi yang mengharusskan gak mandi, paling tidak kita bisa quick-wash supaya tetap merasa fresh kan.
Biasanya kalau bepergian, gue selalu bawa kit pembersih dalam size kecil. Isinya simpel, ada facewash, pelembab, sikat + pasta gigi, deodoran, liptint, sama pensil alis.
Belakangan, liptint dan pensil alis jadi penting karena cukup menunjang freshness saat photo-take. :))


Camera.
Wah, ini cukup utama buat gw. Meskipun gue bukan orang yang seneng banget update IG story maupun ngepost live saat traveling, foto tetap jadi komoditi utama saat lo bikin cerita untuk sosial media. Gue cenderung posting foto di beberapa hari/minggu setelah trip. Alasannya karena agak males aja maintain sosial media saat lagi liburan, kecuali kalau liburannya itu dibayarin sponsor. :))


Tripod.
Meskipun pergi sendiri, bukan berarti gak ada foto kita dalam frame, kan? Come on, ada tripod yang bisa dengan sukarela motoin kita tanpa repot-repot minta tolong orang.Cuma ya kalau belum dapat feel-nya, bakal butuh waktu ekstra untuk setting tripod dan bolak-balik cek hasil jepretan tripod nya.
Bagi gw, eksistensi tripod ini cukup membantu sih, lagipula harganya gak telalu mahal kok. Banyak banget yang jual di toko camera atau online shop. Merknya juga gak perlu mahal-mahal, sesuaikan aja sama kamera yang kita punya. Tapi, pengalaman sih, kalau lensa kameranya agak berat, hati-hati dalam penggunaan tripodnya ya, guys.


Topi + Sunglasses.
Konon, kadar ke-keren-an akan meningkat 50% saat lo menggunakan topi dan glasses. Apalagi buat yang merasa perlu eksis di instagram. Bentuk glasses yang oke kayak gimana? Topinya hat atau cap atau apa nih? Semuanya instagram-able, guys. Gak percaya? Cobain sendiri.



Earphone.
Feeling bored saat nunggu boarding? Atau ketinggalan kereta sehingga harus tunggu train selanjutnya? Atau harus menghadapi perjalanan bus/sleeping bus berjam-jam? Music will heal.
Siap sedia earphone saat bepergian adalah pilihan yang bijak. Kita bisa dengerin musik, nonton film, telponan, video call, atau hal lain untuk mengisi waktu saat dihadapkan di situasi as mentioned above. Atau bahkan hanya sekedar properti foto. Kan, sekarang banyak tuh foto ala-ala terkesan lagi dengerin lagu pake earphone, padahal mah gak. :))


Itu 5 terpenting versi gue. Clothing gak gw masukin, karena itu mah sudah pasti menyesuaikan tempat yang akan kita tuju. Biasanya kalau ke daerah/negara tropis, pakaian berbahan katun akan sangat membantu, kaus dan short akan selalu menjadi andalan. Beda kalau ke daerah subtropis, pasti bawaan akan lebih berat karena harus bawa jaket (tebal), biasanya ditambah shawl biar lebih fashionable.



Ini versi gue. Kalau kalian, gimana?
Jangan sampai ada yang ketinggalan ya, happy packing!







Tidak ada komentar:

Posting Komentar